Lebaran Di Kanada

Kamis, 23 September 2010 · 0 komentar



Dari Mulai Angpao Sampai Ketupat Plastik

Perayaan hari idul fitri atau lebaran tidak akan pernah sebanding dengan perayaan di negara sendiri, tapi inilah resiko tinggal di negara yang muslim nya minoritas, belum lagi kalau lebaran nya jatuh pas di hari kerja, harus siap tidak berlebaran kalau minta cuti nya tidak diajukan jauh - jauh hari sebelum nya.

Biasanya menu untuk berlebaran ikut tradisi mamaku di makassar : kari ayam, coto makassar ataupun rawon tidak ketinggalan dengan ketupat nya walaupun bikinnya dari plastik karena disini sangat sulit mencari penjual daun kelapa. Alhamdulillah tahun ini saya berhasil bikin burasa, padahal mamaku sendiri belum tentu bisa bikin burasa (bubur khas makassar), kue - kue kering seperti kastangel ataupun nastar adalah kue yang wajib ada di hari lebaran.

Jika di Indonesia ada tradisi salam tempel atau angpao, di Kanada hal itu sudah tidak berlaku lagi. Saya cuma kasih beberapa dollar kepada kedua anak saya, Sofana dan Sofia sebagai hadiah lebaran.

Mengenai zakat fitrah dan zakat mal, selalu saya kirim beberapa hari ke makassar beberapa hari sebelum lebaran.

Tahun ini shalat ied di KJRI Toronto, imamnya Muhammad Rudi Hartono, khatib nya Rois Fatoni. Isi ceramahnya tentang indahnya berpuasa. Alhamdulillah yang datang ternyata cukup ramai. Setelah shalat ied dilanjutkan dengan halal bi halal dan yang datang ternyata tidak hanya warga muslim Indonesia saja, tapi juga warga negara Indonesia penganut agama lain pun ikut datang.

Sumber :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5348954

Toleransi Umat Muslim Kanada

Rabu, 15 September 2010 · 0 komentar


Jamaah Tarawih Membludak, Gereja Digunakan Untuk Shalat


Gereja - gereja di kota Calgary, Kanada mengizinkan kaum Muslim untuk menggunakan fasilitas mereka untuk shalat tarawih selama bulan ramadhan, setelah mereka menemui kesulitan mengakomodasi para jemaah shalat dalam fasilitas Islamic Center karena membludaknya jamaah yang shalat tarawih di kota tersebut.

Menurut imam Pusat Islam di kota Suharu Wardei, bahwa dua gereja di lembah perserikatan Simon dan perserikatan Oredri setuju untuk membuka pintu mereka di waktu shalat tarawih dalam rangka untuk mengakomodasi jumlah kaum muslim yang tidak bisa melaksanakan shalat di dalam fasilitas - fasilitas Islam karena jumlahnya yang membludak.

Wardei menjelaskan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Calgary Herald bahwa populasi umat muslim di kota ini diperkirakan mencapai 85 ribu, sementara kapasitas yang dapat ditampung oleh Islamic Canter tidak lebih dari 2 ribu jamaah.

Dia juga menjelaskan bahwa Pusat Islam juga menawarkan makanan gratis pada waktu berbuka puasa bagi mereka yang menginginkan, baik orang muslim maupun penganut agama lain.

Menurut Calgary Herald, bahwa persekutuan gereja Oredri biasa menyewakan tempat untuk berbagai pertemuan dari luar gereja

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5219111

Kamis, 23 September 2010

Lebaran Di Kanada



Dari Mulai Angpao Sampai Ketupat Plastik

Perayaan hari idul fitri atau lebaran tidak akan pernah sebanding dengan perayaan di negara sendiri, tapi inilah resiko tinggal di negara yang muslim nya minoritas, belum lagi kalau lebaran nya jatuh pas di hari kerja, harus siap tidak berlebaran kalau minta cuti nya tidak diajukan jauh - jauh hari sebelum nya.

Biasanya menu untuk berlebaran ikut tradisi mamaku di makassar : kari ayam, coto makassar ataupun rawon tidak ketinggalan dengan ketupat nya walaupun bikinnya dari plastik karena disini sangat sulit mencari penjual daun kelapa. Alhamdulillah tahun ini saya berhasil bikin burasa, padahal mamaku sendiri belum tentu bisa bikin burasa (bubur khas makassar), kue - kue kering seperti kastangel ataupun nastar adalah kue yang wajib ada di hari lebaran.

Jika di Indonesia ada tradisi salam tempel atau angpao, di Kanada hal itu sudah tidak berlaku lagi. Saya cuma kasih beberapa dollar kepada kedua anak saya, Sofana dan Sofia sebagai hadiah lebaran.

Mengenai zakat fitrah dan zakat mal, selalu saya kirim beberapa hari ke makassar beberapa hari sebelum lebaran.

Tahun ini shalat ied di KJRI Toronto, imamnya Muhammad Rudi Hartono, khatib nya Rois Fatoni. Isi ceramahnya tentang indahnya berpuasa. Alhamdulillah yang datang ternyata cukup ramai. Setelah shalat ied dilanjutkan dengan halal bi halal dan yang datang ternyata tidak hanya warga muslim Indonesia saja, tapi juga warga negara Indonesia penganut agama lain pun ikut datang.

Sumber :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5348954

Rabu, 15 September 2010

Toleransi Umat Muslim Kanada


Jamaah Tarawih Membludak, Gereja Digunakan Untuk Shalat


Gereja - gereja di kota Calgary, Kanada mengizinkan kaum Muslim untuk menggunakan fasilitas mereka untuk shalat tarawih selama bulan ramadhan, setelah mereka menemui kesulitan mengakomodasi para jemaah shalat dalam fasilitas Islamic Center karena membludaknya jamaah yang shalat tarawih di kota tersebut.

Menurut imam Pusat Islam di kota Suharu Wardei, bahwa dua gereja di lembah perserikatan Simon dan perserikatan Oredri setuju untuk membuka pintu mereka di waktu shalat tarawih dalam rangka untuk mengakomodasi jumlah kaum muslim yang tidak bisa melaksanakan shalat di dalam fasilitas - fasilitas Islam karena jumlahnya yang membludak.

Wardei menjelaskan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Calgary Herald bahwa populasi umat muslim di kota ini diperkirakan mencapai 85 ribu, sementara kapasitas yang dapat ditampung oleh Islamic Canter tidak lebih dari 2 ribu jamaah.

Dia juga menjelaskan bahwa Pusat Islam juga menawarkan makanan gratis pada waktu berbuka puasa bagi mereka yang menginginkan, baik orang muslim maupun penganut agama lain.

Menurut Calgary Herald, bahwa persekutuan gereja Oredri biasa menyewakan tempat untuk berbagai pertemuan dari luar gereja

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5219111

About this blog